. A.PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN
Teknologi informasi pendidikan sebagai perangkat lunak pengajaan,
memberkan fasilitas untuk mahasiswa atau siswa untuk belajar mengambil
keuntungan dari teknologi informasi belajar jarak jauh dan pemasaran
pendidikan.
Pengunaan perangkat lunak teknologi informasi dalam proses belajar
mengajar akan meningkatakan efisiensi, motifasi, memfasilitasi belajar
aktif,memfasilitasi belajar eksperimental, konsisiten dengan belajar
yang berpusat pada siswa,dan memandu untuk belajar lebih
baik(Davies,Crowder).Pelopor penyedia perangkat lunak belajar mengajar
di Indonesia adalah Pustekkom Depdiknas.Program teknologi informasi dari
Puspekkom ini adalah media pembelajaran yang berbasis komputer.Media
ini menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari
teks,grafis,foto,video,animasi,musik,narasi,dan interktifitas yang di
program berdasarkan teori pembelajaran.
Program ini sering juga di sebut sebagai CAI (COMPUTER –Assisted
Intruction),CAL (Computer-Assisted Learning),dan sejumlah sebutan
lainnya.Pustekkom telah mengembangkan dan memproduksi program teknologi
informasi sejak tahun 1995.Program tersebut antara lain ditujukan untuk
siswa SMU,SMK,dan pendidikan pra-sekolah.c
Untuk SMU,produk media pembelajaran yangbtelah dihasilkan meliputi
bahasa inggris(Healthy food,communication),biologi(siklus sel,geak pada
tumbuhan),fisika(Interferensi cahaya,mikroskop),geografi(pengindraan
jarak jauh),ekonomi(biaya produksi),matematika(statistika).
Untuk SMK pustekkom memproduksi teknologi informasipembelajaran untuk
elektronika(OSCILOSCOP)dan otomotif(sistem bahan bakar bensin).
Untuk SLTP media pembelajaran fisika(bahan tambang dan sumber
energi,pengisian elektroskop secara induksi),sedangkan untuk TK media
pembelajaran yanga dihasilkan diberi judul pembinaan watak.
B.PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PENGAJARAN
Mahasiswa atau mahasiswi dapat mengambil keuntungan dari TeknologI
Informasi. Keuntungan yang di peroleh antara lain, dapat belajar
Teknologi Informasi untuk penggunaan publikasi elektronik, game
elektronik,pogram pelatihan,penggunaan teks,grafik,animasi,audio,video
dalam pembuatan iklan,film dan presentasi,serta penggunaan Teknologi
Informasi online. Teknologo Informasi juga di gunakan pada proses
belajar mengajar jarak jauh (distance learning). Beberapa perguruan
tinggi telah meberapkan pendidikan jarak jauh dengan menggunakan
Teknologi Informasi online.
C. PENDIDIKAN JARAK JAUH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI ONLINE
Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pemasaran perguruan tinggi
antara lain dalam bidang periklanan televisi,periklanan online,profil
perguruan tinggi dan sebagainya. Teknologi Informasi digunakan untuk
periklanan televisi, misalnya saja iklan STMIK AMIKOM Yokyakarta yang di
buat oleh PT.Mataram Surya visi yang merupakan badan usaha milik STMIK
AMIKOM Yokyakarta. Teknologi Informatika juga berfungsi sebagai alat
pemasaaran online yang handal, misalnya yang dilakukan UNIVERSITAS
terbaik di dunia, Harvard University. Perguruan tinggi atau sekolah yang
menggunakan teknologi informasi dalam pemasaran maupun pendidikannya
menjadikan perguruan tinggi atau sekolah tersebut dapat meningkatkan
keunggulan bersaingnya.
2. A. PEMANFAATAN TIK BAGI INSTITUSI PENDIDIKAN
Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di
berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya computer
dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang
administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan
access. Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru,maka peranan komputer
sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran.
Pesatnya perkembangan TIK , khususnya internet, memungkinkan
pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu institusi
pendidikan. . Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan TIK lainnya
yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university
(e-University). Pengembangan e-University bertujuan untuk mendukung
penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan
layanan informasi yang lebih baik kepada komunitasnya, baik didalam
maupun diluar perguruan tinggi tersebut melalui internet. Layanan
pendidikan lain yang bisa dilaksanakan melalui sarana internet yaitu
dengan menyediakan materi kuliah secara online dan materi kuliah
tersebut dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan.
TIK bukan merupakan teknologi yang berdiri sendiri, tetapi merupakan
kombinasi dari hardware dan software.Ada hal penting yang harus
diperhatikan dalam memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran yaitu
hardware dan software yang tersedia dan jenis metode pembelajaran yang
akan digunakan.
Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya:
1. Presentasi
Presentasi merupakan cara yang sudah lama digunakan, dengan menggunakan
OHP atau chart. Peralatan yang digunakan sekarang biasanya menggunakan
sebuah komputer/laptop dan LCD proyektor. Ada beberapa keuntungan jika
kita memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa menampilkan animasi dan
film, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa
untuk menangkap materi yang kita sampaikan. Software yang paling banyak
digunakan untuk presentasi adalah Microsoft Powerpoint. Ada beberapa hal
yang harus diperhatikan dalam pembuatan bahan presentasi, diantaranya:
a. Jangan terlalu banyak tulisan yang harus ditampilkan.
b. Tulisan jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh banyak siswa.
c. Perbanyak memasukkan gambar dan animasi
d. Usahakan bentuk presentasi yang interaktif.
2. Demonstrasi
Demontrasi biasanya digunakan untuk menampilkan suatu kegiatan di depan
kelas, misalnya eksperimen. Kita bisa membuat suatu film caracara
melakukan suatu kegiatan misalnya cara melakukan pengukuran dengan
mikrometer yang benar atau mengambil sebagian kegiatan yang penting.
Sehingga dengan cara ini siswa bisa kita arahkan untuk melakukan
kegiatan yang benar atau mengambil kesimpulan dari kegiatan tersebut.
Cara lain adalah memanfaatkan media internet, kita bisa menampilkan
animasi yang berhubungan dengan materi yang kita ajarkan (meskipun tidak
semuanya tersedia).
B. TIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA
Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan
secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dahulu, seseorang harus
berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui
seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat
dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian
dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via
email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring dan mailing
list. Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Sulawesi dapat berdiskusi
masalah teknologi komputer dengan seorang pakar di universitas terkemuka
di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar
atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan
geografis bukan menjadi masalah lagi.
Sharing
information juga sangat dibutuhkan dalam bidang penelitian agar
penelitian tidak berulang (reinvent the wheel). Hasil-hasil penelitian
di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama
sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
C. KENDALA-KENDALA PENGIMPLIKASIAN DI INDONESIA.
Jika memang TIK dan Internet memiliki banyak manfaat, tentunya ingin
kita gunakan secepatnya. Namun ada beberapa kendala di Indonesia yang
menyebabkan TIK dan Internet belum dapat digunakan seoptimal mungkin.
Kesiapan pemerintah Indonesia masih patut dipertanyakan dalam hal ini.
Salah
satu penyebab utama adalah kurangnya ketersediaan sumber daya manusia,
proses transformasi teknologi, infrastruktur telekomunikasi dan
perangkat hukumnya yang mengaturnya. apakah infrastruktur hukum yang
melandasi operasional pendidikan di Indonesia cukup memadai untuk
menampung perkembangan baru berupa penerapan IT untuk pendidikan ini.
Sebab perlu diketahui bahwa Cyber Law belum diterapkan pada dunia Hukum
di Indonesia.
Selain itu masih terdapat kekurangan pada hal pengadaan infrastruktur
teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi yang merupakan
prasyarat terselenggaranya IT untuk pendidikan sementara penetrasi
komputer (PC) di Indonesia masih rendah. Biaya penggunaan jasa
telekomunikasi juga masih mahal bahkan jaringan telepon masih belum
tersedia di berbagai tempat di Indonesia.. Untuk itu perlu dipikirkan
akses ke Internet tanpa melalui komputer pribadi di rumah. Sementara itu
tempat akses Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui fasilitas
di kampus, sekolahan, dan bahkan melalui warung Internet.Hal ini
tentunya dihadapkan kembali kepada pihak pemerintah maupun pihak swasta;
walaupun pada akhirnya terpulang juga kepada pemerintah. Sebab
pemerintahlah yang dapat menciptakan iklim kebijakan dan regulasi yang
kondusif bagi investasi swasta di bidang pendidikan. Namun sementara
pemerintah sendiri masih demikian pelit untuk mengalokasikan dana untuk
kebutuhan pendidikan. Saat ini baru Institut-institut pendidikan
unggulan yang memiliki fasilitas untuk mengakses jaringan TIK yang
memadai. Padahal masih banyak institut-institut pendidikan lainnya yang
belum diperlengkapi dengan fasilitas IT.Harapan kita bersama hal ini
dapat diatasi sejalan dengan perkembangan telekomunikasi yang semakin
canggih dan semakin murah.
- Kutipan dari Kurikulum untuk Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Visi mata
pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu agar siswa dapat dan
terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara
tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam
kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu
berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan
eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di
lingkungannya.
- Melalui mata
pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi diharapkan siswa dapat
terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan
dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan
komunikasi. Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan
Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar
informasi secara efisien dan efektif. Dengan menggunakan Teknologi
Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan cepat mendapatkan ide dan
pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena
penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap
inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa dapat memutuskan
dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan Teknologi
Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa
implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi danTeknologi Komunikasi.
Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,
penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan
penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan
Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang
mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan
pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar
media.
- Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
- Menyadarkan
siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang
terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan
mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai
dasar untuk belajar sepanjang hayat.
- Memotivasi
kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan
menjalani aktifitas kehidupan seharihari secara mandiri dan lebih
percaya diri.
- Mengembangkan
kompetensi siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi
untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam
kehidupan seharihari.
- Mengembangkan
kemampuan belajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga
proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong siswa
terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan
terbiasa bekerjasama.
- Mengembangkan
kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan
bertanggungjawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi
untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah seharihari. Dengan
melihat isi dari kurikulum tersebut, kita harus mengintegrasikan TIK
dalam proses belajar mengajar di madrasah bukan hanya untuk mata
pelajaran teknologi dan informasi saja.
Melihat kondisi TIK pada saat ini dan perkembangannya di masa datang,
kita harus mempersiapkan diri dan melakukan perencanaan yang matang
dalam mengimplementasikan TIK di madrasah. Jika kita tidak memulainya
sekarang maka madrasah sebagai salah satu institusi pendidikan selain
sekolah yang berada dibawah Depdiknas akan tertinggal oleh sekolah lain.
Jika ini terjadi, usaha kita akan semakin berat untuk mensejajarkan
madrasah dengan sekolah lain. Di satu sisi, kita sedang berusaha
mengejar ketertinggalan dalam mata pelajaran khususnya MIPA dan Bahasa
Inggris, di sisi lain TIK akan membuat kita tertinggal semakin jauh.